Potensi Wisata Kampar, Pesona Keragaman Objek Wisata Kamparkiri

By Obor Riau 27 Des 2015, 22:35:07 WIBWisata

Potensi Wisata Kampar, Pesona Keragaman Objek Wisata Kamparkiri

Kecamatan Kamparkiri merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Kampar yang terletak di kawasan Serantau Kamparkiri.  Penduduk di Kamparkiri didominasi oleh warga tempatan yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sejarah dan adat istiadat. Kecamatan Kamparkiri terletak tak jauh dari kota Pekanbaru. Hanya butuh waktu lebih kurang 90 menit untuk menempuh 74 Kilometer dari Pekanbaru menuju Kamparkiri. Kecamatan Kamparkiri memiliki ibu kota yakni Lipat Kain.

Berbicara tentang potensi wisata, Kamparkiri memiliki kekhasan tersendiri dari potensi alamnya. Objek wisata di Kamparkiri ini terdiri dari objek wisata buatan seperti bendungan Sungai Paku, Wisata Religius seperti Makam Syech Burhanuddin, dan Wisata Sejarah seperti Bekas bangunan kereta api peninggalan zaman penjajahan Jepang.

Bendungan Sungai Paku

Bendungan Sungai Paku merupakan lokasi wisata paling alam yang tergolong sangat indah.  Kesejukan dan keasrian lingkungan alam di sekitar waduk menjadikan suasana di kawasan ini sangat layak untuk dijadikian tujuan wisata.

Pada awal pembangunannya, bendungan direncanakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air dan irigasi. Namun pada akhirnya, bendungan ini beralih fungsi menjadi kawasan budidaya perikanan dan tempat rekreasi.   

Lokasi Bendungan Sungai Paku menjadi salah satu lokasi yang strategis untuk usaha budidaya perikanan, sehingga keberadaan Bendungan ini menjadi sentra ekonomi bagi warga sekitarnya. Selain itu, keindahan alam di Bendungan Sungai Paku terasa kurang lengkap, bila tidak dilengkapi dengan kegiatan memancing. Aneka ikan khas Kampar banyak ditemui di Bendungan.   Panorama Bendungan Sungai Paku Kec. Kampar Kiri

Meski belum dikelola sebagaimana layaknya sebuah objek wisata, akan tetapi hampir setiap hari terutama setiap akhir pekan banyak wisatawan yang berkunjung untuk menikmati indahnya alam Bendungan Sungai Paku. Suara air yang mengalir, dan banyaknya pemohonan rindang di sekitar Bendungan membuat pengunjung merasakan kenyamanan untuk menyegarkan fikiran di kawasan ini.          

Di sekitar bendungan, ada beberapa tempat yang dapat digunakan untuk duduk santai dan beristirahat. Bila waktu sholat tiba, pengunjung dapat melaksanakan ibadah sholat di Musholla yang berada di dekat bendungan. Bila hendak membawa oleh-oleh pulang, pengunjungpun dapat membelinya dari para pejual ikan di sekitar Bendungan.

Bendungan Sungai Paku

Salah seorang mahasiswa bernama Arif Rahman dari Universitas Abdur Rab dan teman-temannya ketika ditemui di Bendungan menuturkan bahwa Bendungan Sungai Paku sangat berpotensi untuk dikembangkan.  Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pengembangan wisata Bendungan Sungai Paku. Antara lain, perbaikan jalan, menambah sarana dan prasarana penunjang, membentuk badan pengelola wisata Bendungan serta menyediakan aneka wahana permainan. “Di sini alamnya sangat indah. Jadi kalau dikelola secara profesional, tentu akan mendatangkan tambahan bagi pendapatan daerah,’’sebut Arif.

Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa atau Tugu Ekuator merupakan monumen penunjuk bahwa tempat ini berada tepat di garis khatulistiwa yang merupakan garis yang membelah bumi, yang hanya terdapat di daerah atau negara-negara yang dilewati oleh matahari. Tugu ini berada di Lipat Kain, Kampar Kiri dan di Dusun Tua, Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Pada areal tugu ini terdapat pula bangunan yang berfungsi sebagai tempat istirahat (Pesanggrahan). Karena berada tepat digaris khatulistiwa, gaya grafitasi pada lintasan ini kurang dibandingkan di tempat lain, sehingga dedaunan yang gugur jatuh melayang-layang sangat lambat, seperti kapas yang diterbangkan angin.    

Tugu Khatulistiwa

Titik ekuator atau garis khatulistiwa di Sumbagut berada di Provinsi Riau tepatnya berada di Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar dan ditandai dengan berdirinya Tugu Equator di pinggir jalan kelurahan itu. Kondisi fenomena alam itu telah membuyarkan terjadinya pembentukan awan pada siang hari dan menghambat terjadinya pembentukan uap hujan dari proses memuainya air laut sehingga cuaca pada siang hari menyengat yang menyebabkan tubuh mudah dehidrasi.

Bila pengunjung bergerak dari Pekanbaru sekitar pukul 07.00Wib pagi, maka hanya dalam waktu 90 menit sudah sampai ke Lipatkain. Tugu Khatulistiwa sangat mudah untuk ditemui, karena terletak di pinggir jalan lintas. Untuk memasuki area sekitar Tugu tidak ada pungutan biaya apapun. Di sini, sebagian besar pengunjung biasanya tidak berlama-lama, hanya melihat sisi-sisi bangunan dan keterangan yang ada di tugu, kemudian berfoto-foto. Setelah itu, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menuju destinasi wisata lainnya yang ada di Kamparkiri.

Jalur Kereta Api

Tak banyak yang mengetahui, bahwa di Kabupaten Kampar terdapat jalur kereta api peninggalan zaman penjajahan Jepang. Jalur kereta api itu merupakan awal dari pembangunan rel kereta api Sumatera Barat dengan Riau.

Lokasinya hanya 15 menit saja dari Tugu Khatulistiwa. Lokasi jalur kereta api yang dibangun dengan keringat dan darah para nenek moyang masyarakat Kamparkiri tersebut berada di tengah perkebunan karet warga.  Untuk masuk ke lokasi rel, pengunjung tidak dikenakan biaya apapun, alias gratis.

Jalur kereta api ini memang bukan tempat yang biasa digunakan oleh pengunjung untuk beristirahat. Namun, lokasi ini banyak dikunjungi oleh para mahasiswa yang ingin melihat bukti-bukti sejarah perjuangan masa lalu.

Kereta Api di Kec. Kampar Kiri

Untuk lebih meningkatkan minat masyarakat berkunjung ke lokasi jalur kereta api ini, perlu adanya sentuhan pembangunan dan sarana prasarana yang mendukung sehingga peninggalan sejarah tersebut dapat terjaga dengan baik.

Dahulunya, rel kereta api tersebut terdiri dari 9 gerbong lengkap dengan rel-relnya. Sekarang hanya tinggal satu kepala gerbongnya saja. Ada satu lagi tapi telah dimuseumkan di kota Pekanbaru. Sementara 7 gerbong lainnya beserta rel-relnya tidak diketahui lagi keberadaanya. Gerbong yang tinggal satu di lokasi itupun kini sudah banyak dipotong-potong orang, dan terlihat dengan jelas bekas pemotongan.

Bila dilihat sekilas tentang sejarah pembangunan jalur kereta api ini, dari berbagai informasi yang kami himpun diketahui bahwa jalur kereta api ini merupakan kalur kereta api Pekanbaru-Sijunjuang yang dibangun tahun 1944 hingga 1945 oleh tentara Jepang dengan mempekerjakan tawanan perang Sekutu terdiri dari Belanda, Inggris, Australia dan Romusha dari Pulau Jawa. KA Pekanbaru selesai dibikin tanggal 15 Agustus 1945, persis pada hari Dai Nippon menyerah kalah setelah Nagasaki dan Hiroshima dihantam oleh bom atom Amerika.

 Kereta Api di Kec. Kampar Kiri

Upacara selesainya KA disaksikan dari jarak jauh oleh tawanan perang bule dan Romusha Indonesia yang kurus kering, sedangkan Jepang masih bisa berteriak Banzai, Banzai dengan semangat. Dari 6.764 tawanan perang bule yang tewas di KA Pekanbaru berjumlah 2.596 orang. Dari kl. 100.000 Romusha Indonesia pada akhir 1945 cuma 20.000 orang yang hidup. Alasan pertama dan utama untuk pembangunan jalur ini adalah untuk mengangkut batu bara dari Tapui, yang terletak di cabang dari jalur ini. Alasan kedua adalah alasan strategis: menghubungkan Samudera Hindia dengan Selat Malaka, pada suatu masa ketika kapal-kapal Jepang terancam oleh torpedo Sekutu. Jalur ini dibangun di bawah pengawasan Korps Angkatan Darat ke-25. Jepang sendiri sama sekali tidak menyediakan sarana dan prasarana untuk pembangunan jalur ini; semuanya didatangkan dari Jawa dan Sumatera. 

Makam Syech Burhanuddin

Makam Syech Burhanuddin yang berada di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar Riau, telah dijadikan sebagai obyek wisata religius oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar. Situs Cagar Budaya tersebut sangat terawat dan terlihat selalu bersih, sehingga warga yang datang merasakan nyaman untuk berziarah.

Makam Syech Burhanuddin

Untuk memberikan informasi kepada peziarah, di Makam tersebut dipajang batu bertuliskan tentang sejarah perjuangan Syech Burhanuddin dalam mensyi’arkan Islam. Nisan makam Syech Burhanuddin tersebut tidak terbuat dari batu, melainkan kayu fosil yang terlihat sangat unik. Sekeliling makam sudah berdiri kokoh pagar permanen yang dicat warna putih, demikian juga lantai berkeramik warna putih. Atap makam dipasang dengan ornamen khas Melayu Riau. Sedangkan dekat di Makam itu sendiri, lantainya  tampak berkeramik warna Merah Marun, pembatas makam berwarna biru. Di Makam, terpasang kain warna putih transparan seperti sebuah kelambu.

Makam Syech Burhanuddin

Bagi pengunjung yang datang dari berbagai daerah yang jauh dari lokasi Makam, tidak perlu khawatir, karena di sekitar makam ada tersedia kursi untuk beristirahat melepas lelah.

Untuk mengunjungi makam ini ada dua jalur yang dapat ditempuh, tergantung dari arah mana kita berangkat, yakni dari Pekanbaru atau dari Sumatra barat. Jika dari arah Pekanbaru perjalanan kearah kampar kiri sekitar 1 jam kemudian sampai di Simpang Empat Lipat Kain dan menuju Desa Kuntu dengan mengikuti petunjuk disimpang tersebut. Sedangkan kalau dari Sumatera Barat yaitu ke arah Taluk Kuantan yang diteruskan kekampar kiri.

Makam Syech Burhanuddin

Sejarah mencatat bahwa Syech Burhanuddin Kampar merupakan murid Syech Abdullah Arif.  Syech Burhanuddin memiliki jasa sebagai penyebar Agama Islam yang juga merupakan Tuan guru dari Tariqat Naqsybandi. Kemudian Syech Burhanuddin menetap dan menyiarkan Islam di Kuntu. Dia menetap di sana, selama 20 tahun hingga meninggal pada tahun 1191 dan dimakamkan di Tepian Sungai Sebayang Desa Kuntu.(Tim PWK)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 8 Komentar untuk Berita Ini

  1. Austblunny 06 Mei 2019, 00:03:34 WIB

    V Gel Reviews Viagra Canada 50 Mg Pharmacy Cialis Hemorroides <a href=http://mpphr.com>generique priligy</a> Keflex Constipation Amoxicillin Dose For 24 Lb Toddler

    LesSaks 02 Jun 2019, 08:57:06 WIB

    Rxdiler <a href=http://6drugs.com>cialis 40 mg</a> Buspar Online

    Austblunny 02 Jun 2019, 19:06:31 WIB

    Ou Trouver Cialis 20 <a href=http://genericviabuy.com>viagra online pharmacy</a> Kamagra Kautabletten Test Free Shipping Pyridium Get Worldwide Florida

    Austblunny 16 Jun 2019, 06:10:48 WIB

    Maxifort Online Comprar Cialis En Gijon <a href=http://vhsfp.com>viagra</a> Amoxicilina In Germany Generique Amoxicillin Distribuer Ces

    LesSaks 16 Jun 2019, 10:13:37 WIB

    Cheap Augmentin Cephalexin For Pediatric Uti Cephalexin Facts <a href=http://bycheapvia.com>viagra</a> Secure Levaquin Overnight Medicine Overseas Can Nolvadex Be Shipped Into The Us Cialis Funziona

    LesSaks 30 Jun 2019, 03:48:17 WIB

    Kamagra Oral Jelly 5g <a href=http://buyoxys.com>levitra price per pill</a> Amoxicillin For Dogs Side Effects 150mg Kamagra A Buon Mercato L Thyroxine

    Austblunny 04 Jul 2019, 11:50:30 WIB

    Viagra 100 Precio <a href=http://tadalaffbuy.com>cialis 5mg best price</a> Canadian Pharmacy Lexapro No Rx Needed Cephalexin Overnight

    LesSaks 13 Jul 2019, 22:43:09 WIB

    Beschreibung Levitra Prozac No Script Generic Viagra Us Pharmacy <a href=http://lapizmoon.com>cialis canada</a> Clobetasol Medicine Internet No Doctor Kamagra Oral Jelly Thailand Price

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Kandidat Gubernur Riau Pilihan Anda?
  Siapakah Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Favorit Anda?
  Arsyaddjuliandi Rachman - Suyatno
  Firdaus - Rusli Efendi
  Lukman Edy - Hardianto
  Syamsuar - Edi Nasution